Kawanan Gajah Liar Ngamuk di BnS, Warga Diungsikan

  • Bagikan

BNS, WAKTUINDONESIA -Kawanan gajah liar rusak 50 rumah warga di Pekon (Desa) Sukamarga dan Pekon Hantatai Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat (Lambar). Akibatmya, sejumlah warga mengungsi, mengingat hewan besar berbelalai tersebut dapat membahayakan nyawa.

“Kawanan gajah kembali merusak rumah warga di kawasan hutan, kondisinya kini belum kondusif mengingat kini keberadaan gajah tersebut masih berada di radius 5 kilo meter dari wilayah perkampungan,” ucap Kepala Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh, Sulki saat dikonfirmasi waktuindonesia.id, Senin (21/2/2021).

Lanjut Sulki, rumah rusak terdampak amukan gajah tersebut tercatat berada di zona TNNBBS.

“Berdasarkan peraturannya tidak diperbolehkan membuka lahan dan menggunakan hutan TNBBS untuk pertanian, tapi karena sudah lama dan faktor keterlanjuran pihaknya mengizinkan dengan terus mengedukasi dan mensosialisasikan agar kiranya masyarakat tidak menggunakan lahan TNBBS,” jelasnya.

Sulki juga mewanti-wanti warga agar dalam penghalauan gajah atau pengusiran jangan gegabah. Dimana, dalam proses melakukan penghaluan harus didampingi satgas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Selain itu kami mengimbau apabila ada itikad warga akan mengalau gajah harus melibatkan petugas pekon dan satgas kehutanan dan mitra Wildlife Conservation Society (WCS) demi keselamatan bersama,” timpalnya.

Adapun menurut Sulki, faktor penyebab kejadian amukan gajah liar di wilayah binaannya yang secara berulang mengingat beberapa waktu lalu tercatat juga kawanan gajah telah merusak lahan warga, itu dikarenakan secara geografis ialah jalur lintasan hewan berbelalai panjang tersebut.

“Lokasi kerusakan itu merupakan jalurnya gajah, ia ingat jalannya dahulu, terbukti beberapa rumah yang kemarin rusak 4 bulan lalu kini dirusak kembali. Gajah hewan pintar ia ingat dimana lalu lintas jalannya,” pungkasnya. (erw/wii)

BACA JUGA:  Viral! Wabup Waykanan Edward Antony Positif Corona, Ini Keterangan Resmi Kadiskes Anang
  • Bagikan