“Jika ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) tolong berikan kami kesempatan untuk lolos tanpa melalui test, jangan lihat dari usia kami lihatlah dari pengabdian kami untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Koordinator Kecamatan (Korcam) Kecamatan Negeri Katon Rismalena, menerangkan, saai ini terdapat 256 tenaga honorer dengan latar belakang pendidikan S1 di Kecamatan Negeri Katon.
Ia pun menyampaikan harapannya kepada Wakil Ketua MPR RI Ahmad Mazuni agar bisa memberikan solusi atas keluhan yang sudah disampaikan para tenaga honorer.
“Terimakasih atas kunjungannya pak muzani, saya berharap seluruh keluhan tadi bisa didengarkan dan disampaikan ke pusat, untuk kesejahteraan para guru honorer yang ada di Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.
Dari seluruh keluhan yang sudah disampaikan para guru honorer, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan mendorong Pemkab Pesawaran untuk dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hal ini untuk memperhatikan nasib para guru honorer yang di Kabupaten Pesawaran.
(Apr/Rob/WII)





