Tanam Pisang di TNBBS, 13 Rumah Diamuk Kawanan Gajah

  • Bagikan

SUOH, WAKTUINDONESIA – Lagi, teror gajah terjadi. Kali ini warga Talang Lokasi Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menjadi sasaran amukna mamalia bertubuh besar itu.

Akibatnya 13 rumah masyarakat setempat rusak, Rabu (3/3/2021) dini hari.

Ini bukan kali pertama kawanan gajah itu merusak rumah warga.

Kejadian serupa pernah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Teror hewan berbelalai panjang itu telah menyebabkan 50 rumah warga rusak.

Puluhan kekuarga Dusun Talang Lokasi Pekon Sukamarga dan Talang Lokasi Pekon Hantatai Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) terpaksa mengungsi.

Informasi dampak keganasan gajah tersebut dibenarkan Kepala Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh, Sulki kepada waktuindonesia.id, Rabu (3/3/2021).

“Ya benar, kawanan gajah telah masuk ke areal tempat tinggal warga di talang lokasi dan merusak 13 rumah, kejadiannya dini hari tadi,” jelasnya.

Lanjutnya, kawanan gajah merusak kediaman warga telah terjadi untuk yang kali kedua dan diduga dipicu atas tanaman warga sehingga menyebabkan kawanan gajah menyatroni.

“Saat ini warga yang rumahnya dirusak kawanan gajah tersebut telah mengungsi untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan. Adapun kenapa Talang Lokasi kembali jadi langganan amukan karena masyarakat di sana menanam pisang, kan gajah suka pisang,” bebernya.

Sementara itu, lanjut Sulki, selain dipicu tanaman pisang areal permukiman warga Talang Lokasi berada di Kawasan TNBBS yang secara peraturan tidak diperbolehkan untuk digunakan untuk lahan pertanian.

“Secara peraturan tidak diperbolehkan untuk dikelola kan itu hutan lindung, mayoritas warga di sana petani kopi mereka memanfaatkannya untuk bercocok tanam. Selain itu kawasan tersebut merupakan lalu lintas dan jalur lalu lalang gajah sejak dahulu,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pemkab Lambar Bantu Keluarga Korban Tenggelam

(erw/WII)

  • Bagikan