SIMPANGPEMATANG, WAKTUINDONESIA – Kepala Desa (Kades) Aji Jaya, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Teguh Priono, kini tengah fokus budidaya ayam petelur dengan membentuk kelompok.
Hal itu disampaikannya pada saat Lounching Kampung Tangguh Nusantara (KTN) di desanya, Senin (15/3/21).

Menurutnya, peternak bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah dan sekaligus bisa saling berbagi pengalaman tentang usaha peternakan.
Dikatakan, saat ini usaha peternakan ayam petelur di desa itu hanya satu orang, dengan jumlah ayam sebanyak 500 ekor.
Dari jumlah itu mampu menghasilkan telur sebanyak 350 butir telur.
Hal itu sudah berjalan sejak Desember 2020.

“Dari hasil itu nanti kita akan mencari lokasi dan kembangkan lagi tempat peternakan yang banyak,” ujarnya.
Teguh, menjelaskan peternak harus memiliki kelompok agar keberadaan tidak hanya sebagai persyaratan menerima bantuan dari pemerintah tetapi bisa saling bertukar pengalaman soal teknis budi daya dan manajemen usaha ayam petelur.
“Peternak ayam petelur yang masih pemula bisa belajar kepada para peternak ayam yang sudah lama tentang teknis budi daya dan manajemen usaha ayam petelur ini,” Imbuhnya.
Kemudian peternak bisa saling berbagi pengalaman tentang cara mengatur pembelian pakan pakan ayam agar penggunaannya sesuai kebutuhan.

“Jangan sampai mereka membeli pakam ayam dalam jumlah yang banyak tetapi setelah itu pakan rusak atau tidak bisa digunakan lagi.”
Dikatakan, harga pakan ayam petelur tersebut mahal dan pakan tersebut tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena mudah rusak. Untuk itu harus bisa mengatur pembelian pakan sesuai kebutuhannya.
“Program ini merupakan upaya melawan dampak pandemi berbasis lingkungan dan menunjukkan bahwa kesediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat harus tetap terjaga,” pungkasnya.
(fan)





