Komisi IV DPRD: ‘Dinsos Harus Ganti Supplier Nakal’

  • Bagikan

Barang yang di terima jika dicek memakai harga warung diduga tidak mencapai Rp. 200.000 sesuai saldo yang ada di kartu ATM BPNT barang barang yang diterima oleh KPM:

Beras 12kg x 10.000=Rp.120.000,-
Telur 15 =Rp.19.000,-
Apel 1/2 kg = Rp.15.000,-
Kentang 1/2 kg =Rp 7500,-
Kacang hijau 1/4 kg = Rp. 5000,-
Total= Rp. 166.500,-

Ada dugaan kongkalikong antara supplier dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan oknum di Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran.

Salah seorang sumber terpercaya mengungkapkan, ada sejumlah dugaan suap yang mengalir dari suplayer kepada oknum TKSK maupun oknum Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran untuk melancarkan aksinya.

“Sejenis komitmen tidak tertulis, setau saya ada itu mas, coba nanti mas telusuri, buat TKSK berapa buat dinas berapa, jumlahnya beraneka ragam, ada yang 3 ribu ada yang 5 ribu per KPM,” ungkapnya.

Dirinya mengaku tidak heran jika nominal bantuan kepada KPM tidak sampai Rp 200.000,- sebagaimana mestinya karena sudah banyak setoran yang diberikan untuk memastikan posisi supplier tetap dapat menyuplai barang di tiga Kecamatan tersebut.

“Ya belum fee E-warong, oknum TKSK dan oknum dinas itu, wajar saja jika jumlah komponen tidak sesuai,” tandasnya.

Saat di konfirmasi, TKSK Punduh Pedada Sriyono berkilah adanya fee kepada dirinya dari suplayer, hanya saja menurutnya ada uang transport dan bensin yang diterima dari suplayer kepada TKSK.

“Kami hanya mengandalkan tali asih dari Kemensos mas, kalau fee dari supplier tidak ada, mas tanya saja dengan supplier,” kilahnya.

Sedangkan pengurus CV SMS sebagai supplier BPNT di tiga Kecamatan, Dedi sulit untuk dihubungi saat dikonfirmasi.

(Apr/Rob/WII).

BACA JUGA:  Pertama Kali Vaksin Moderna Diberikan Dinkes Pesawaran Kepada Masyarakat
  • Bagikan