Selain penganiayaan putrinya, Paijan juga menambahkan dirinya menderita kerugian materi hingga jutaan rupiah.
Terkait hal tersebut, Kapolsek Tanjung Raya Iptu Suldi saat dikonfirmasi di sela-sela Launching Kampung Tangguh Nusantara di Desa Muara Tenang Timur langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke puskes terdekat.
“Di ketahui bahwa kejadian ini adalah yang ketiga kalinya. Namun (Paijan, red) enggan untuk melapor ke Polsek Mesuji Timur. Modus pencurian ini dengan cara dongkel jendela. Nampaknya pelaku tahu jika orang tua korban sedang tidak ada di rumah. Sedangkan motif belum diketahui karena kita belum tahu ada tidaknya barang yang hilang,” jelasnya.
Iptu Suldi menambahkan secepatnya pihaknya akan melakukan penyelidikan terkai terkait kasus yang menimpa keluarga Paijan tersebut.
Suldi juga mengingatkan masyarakat agar setiap kejadian yang terjadi baik penganiayaan, curas ataupun kriminal lainya, agar melapor ke perangkat desa atau Polsek Mesuji Timur.
(fan/aga/WII)





