Orang tua korban (kaus putih). ist/WAKTUINDONESIA
MESUJI, WAKTUINDINESIA — Paijan (60), orang tua korban penganiayaan gadis tuna wicara yang ditemukan terikat di tengah rumah di Desa Muara Tenang Timur RK 03 RT 07 Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Lampung, Senin (15/3/21), menceritakan pihaknya baru mengetahui hal itu setelah pulang dari kebun.
Saat itu, terang Paijan, ketika baru memasuki rumah dia melihat anaknya JMT (25) tengah terikat di tiang tengah rumah miliknya.
Paijan kaget saat mendapati korban sudah terikat di tiang tengah dengan muka memar dan didapati sepotong kayu yang digubakan pelaku untuk menganiayanya.
Paijan menambahkan, sepengetahuan dirinya kejadian itu sudah kali ketiganya.
Namun demikian baru kali ini dia melapor kepada RT dan perangkat desa setempat.





