Di antaranya memasyarakatkan minum kopi dengan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk minum Kopi Sidikalang.
“Termasuk perluasan areal tanaman kopi dengan target 5.000 hektare, membagikan bibit unggul, serta mendukung Koperasi Kopi (CIMATA) dan Yayasan Petrasa dalam upaya pengembangan Kopi Sidikalang,” imbuhnya.
Tak lupa Bupati Eddy juga menegaskan kini Pemkab Dairi juga tengah mengupayakan pengembangan potensi investasi perindustrian yang didominasi industri rumah tangga (home industri) sehingga mampu menghasilkan produk unggulan yang berdaya saing, meliputi industri ulos di Kecamatan Silalahi dan industri pengolahan kopi bubuk dari berbagai merek lokal.
“Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Dairi melalui Dekranasda, yakni pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan para pengrajin ulos di Silalahi dalam peningkatan nilai tambah tenun ulos dengan konsep eco-fashion. Ulos akan dikembangkan bukan hanya untuk kebutuhan adat, tetapi mengarah kepada fashion dan souvenir yang ramah lingkungan karena sudah menggunakan pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan,” jelas Eddy.
Diakhir pemaparannya, Bupati Eddy menyampaikan harapannya agar Dubes Lars Bo Larsen dapat berkunjung ke wilayah Kabupaten Dairi termasuk mengundang wisatawan mancanegara dan para investor dari luar negeri khususnya Denmark melihat langsung berbagai potensi luar biasa yang ada untuk dikembangkan.
Terlebih Denmark merupakan salah satu negara yang unggul di benua Eropa dengan teknologi yang dimiliki di bidang pengolahan limbah, energi baru terbarukan termasuk di bidang pertanian.
Eddy juga minta perusahaan-perusaaan Denmark masuk ke sektor pertanian di Dairi, antara lain industri pengolahan jagung dan kopi sertasektor energi baru terbarukan antara PLTA dan Solar.
Eddy juga mengajak para ahli teknologi Denmark membantu mengembalikan kemurnian air Danau Toba dengan pilot project di Kawasan Tao (Danau) Silalahi, yang merupakan bagian Danau Toba.
Setelah melakukan diskusi dan makan siang bersama pada pertemuan itu, Duta Besar Denmark Lars Bo Larsen diajak untuk berkeliling melihat keindahan Kawasan Danau Toba termasuk mengunjungi museum Presiden Pertama RI Ir. Soekarno dan meninjau salah satu dermaga di Kabupaten Simalungun.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kabupaten Toba Ir. Poltak Sitorus, Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat H. Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, Wakil Rektor IT Del dan perwakilan Badan Otorita Danau Toba (BODT). Termasuk di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dairi Mahadi.
(rhm/aga/wii)





