LKPD Unaudited Anggaran 2020 Diserahkan ke BPK Perwakilan Medan Tepat Waktu

  • Bagikan

KARO, WAKTUINDONESIA – Bupati Kabupaten (Pemkab) Karo Sumatera Utara (Sumut), Terkelin Brahmana, telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2020 kepada Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut, Eydu Oktain Panjaitan di Auditorium Lantai I Kantor BPK Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (31/3/21) pukul 12.00 WIB.

Pada kesempatan tersebut Eydu menjelaskan gambaran singkat pemeriksaan interim bertujuan memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan tahun sebelumnya, terutama yang memengaruhi opini.

Lalu, menilai efektivitas SPI (Sistem Pengendalian Pintern) dalam menyusun laporan meuangan dan melakukan pengujian substantif terbatas dengan prioritas pada akun.

“Semisal bidang, kas, belanja modal, belanja barang dan jasa, serta aset tetap,” ujar Eydu.

“Selain itu, belanja hibah dan bansos, belanja tidak terduga (BTT) juga akunnya turut dilakukan pengujian,” tandasnya.

Untuk itu, tandas dia, BPK Perwakilan Sumut mengapresiasi Pemkab Karo yang telah taat dan patuh serta tepat waktu dalam menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah dengan batas waktu sesuai ketentuan 31 Maret 2021.

Ke depan, sambung dia, harus ada koordinasi dan sinergiyas komunikasi yang diharapkan di mampu membawa perubahan positif.

Eydu juga meyakinkan Pemkab Karo jika pihaknya siap menjalin kerjasama untuk memberikan energi positif mendorong kinerja OPD dalam menyusun LKPD sebagai rutinitas tahunan.

Sementara Bupati Terkelin menyampaikan terima kasihnya kepada BPK yang begitu responsif menerima kehadiran Pemkab Karo.

“Sebab batas waktu penyerahan 31 Maret 2021 dalam penyerahan LKPD, proses ini semua dapat dilalui oleh Pemkab Karo karena pihak BPK Medan selalu mensupport dan mendorong, sehingga waktu terbatas yang ada, masih terselesaikan dengan tepat waktu,” papar Terkelin.

Terkelin berharap di akhir jabatannya, Pemkab Karo kembali mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

BACA JUGA:  PDM Subulussalam Santuni 120 Anak Yatim, Per Orang Rp400 Ribu plus Sarung

Sebab tepat waktu salah satu penilaian di samping tertib administrasi.

Turut hadir mendampingi bupati Asisten III Mulianta Tarigan, Kepala BPKPAD Andreasta Tarigan, Inspektur Philemon Brahmana, Kabid Aset BPKPAD Dewiani Sinulingga, dan Kabag Humas dan Protokol Frans Leonardo Surbakti.

Laporan : (Bambang F, Karo – WII)

  • Bagikan