Cerita Walikota Medan, Bobby Nasution Kali Pertama Rukyatul Hilal

  • Bagikan

MEDAN, WAKTUINDONESIA – Wali Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, memantau secara langsung rukyatul hilal penentuan awal Ramadhan 1442 H/ 2021 M dari ruang Observatorium Ilmu Falak (OIF) Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, Senin (12/04).

Menggunakan alat milik UMSU tersebut, wali kota kelahiran Medan 5 Juli 1991 itu mengamati posisi hilal.

Namun sayang, akibat cuaca berkabut dan hujan posisi bulan sabit tak bisa diamati dari Kota Medan.

Walau begitu, suami dari putri kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu itu mengaku bersyukur.

Walikota yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berkoalisi dengan tujuh partai lain, yakni Partai Gerindra, PAN, Golkar, NasDem, PPP, PSI dan Hanura pada Pilkada 9 Desember 2020 tersebut mengaku kali pertama melangsungkan rukyatul hilal.

Aktivitas visibilitas hilal diakui memiliki makna tersendiri bagi pribadi wali kota yang dilantik Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Jumat, 26 Februari 2020 tersebut.

“Saya merasa beryukur dapat melihat proses rukyatul hilal untuk pertama kalinya,” ujarnya.

Menurut Walikota Bobby, selama setahun atau 12 bulan, satu bulan untuk umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Karenanya, ibadah saum harus menjadi momentum pengingat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik ke depan.

“Dari 11 bulan kita melakukan rutinitas, hanya satu bulan kita diminta untuk menjalankan ibadah puasa, kita juga harus dapat mengambil hikmah dari bulan suci Ramadhan ini,” katanya.

Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Medan ia berharap Ramadhan sebagai pembelajaran untuk lebih maksimal dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara melayani kepentingan masyarakat.

“Di bulan Ramadhan ini harus ada perubahan dalam bentuk kinerja dan pelayanan masyarakat sehingga apabila bulan ini telah kita tinggalkan ada keberkahan yang kita peroleh,” pesan adik ipar Walikota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Gibran Rakabuming Raka tersebut.

BACA JUGA:  Jemput Bola, Disdukcapil Mesuji Terapkan Akta Gratis

Walikota 29 tahun itu juga mengimbau masyarakat yang tidak menjalankan puasa menghormati warga yang menjalankan ibadah wajib bagi umat muslim itu.

“Saya menghimbau masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa agar menghormati saudaranya yang berpuasa,” imbaunya.

Sementara Rektor UMSU, Prof Dr Agussani MAP, menjelaskan pengamatan rukyatul hilal itu merupakan kerjasama Pemko Medan dengan Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU serta sebagai bentuk kontribusi UMSU dalam membantu Pemko Medan.

“Kedepan ruang observatorium ilmu falak yang menjadi kebanggaan UMSU ini dapat digunakan sebagai tempat penelitian dan pengamatan,” ujarnya

Sebelumnya Bonggal Ritonga, MA perwakilan dari Kakan Kemenag Kota Medan dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam kegiatan keagamaan termasuk penetapan awal Ramadhan.

“Hasil observasi ini nantinya akan dilaporkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, rukyatul hilal itu turut dihadiri Ketua Pengadilan Agama Medan, Drs Surya SH MH; Ketua MUI Medan, Dr H Hasan Matsum, MAg; Kepala OIF UMSU, Dr Arwin JR Butarbutar; Buya KH Amiruddin, MS; K.H Zulfikar, LC; Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG, Tuntungan, Margono, ST.

(rek/wii)

  • Bagikan