Cerita Walikota Medan, Bobby Nasution Kali Pertama Rukyatul Hilal

  • Bagikan

Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Medan ia berharap Ramadhan sebagai pembelajaran untuk lebih maksimal dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara melayani kepentingan masyarakat.

“Di bulan Ramadhan ini harus ada perubahan dalam bentuk kinerja dan pelayanan masyarakat sehingga apabila bulan ini telah kita tinggalkan ada keberkahan yang kita peroleh,” pesan adik ipar Walikota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Walikota 29 tahun itu juga mengimbau masyarakat yang tidak menjalankan puasa menghormati warga yang menjalankan ibadah wajib bagi umat muslim itu.

“Saya menghimbau masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa agar menghormati saudaranya yang berpuasa,” imbaunya.

Sementara Rektor UMSU, Prof Dr Agussani MAP, menjelaskan pengamatan rukyatul hilal itu merupakan kerjasama Pemko Medan dengan Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU serta sebagai bentuk kontribusi UMSU dalam membantu Pemko Medan.

“Kedepan ruang observatorium ilmu falak yang menjadi kebanggaan UMSU ini dapat digunakan sebagai tempat penelitian dan pengamatan,” ujarnya

Sebelumnya Bonggal Ritonga, MA perwakilan dari Kakan Kemenag Kota Medan dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam kegiatan keagamaan termasuk penetapan awal Ramadhan.

“Hasil observasi ini nantinya akan dilaporkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, rukyatul hilal itu turut dihadiri Ketua Pengadilan Agama Medan, Drs Surya SH MH; Ketua MUI Medan, Dr H Hasan Matsum, MAg; Kepala OIF UMSU, Dr Arwin JR Butarbutar; Buya KH Amiruddin, MS; K.H Zulfikar, LC; Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG, Tuntungan, Margono, ST.

(rek/wii)

BACA JUGA:  Identitas Mayat Dalam Karung Terungkap, Dieksekusi di Pondok Jelang Malam Sempat Diajak Berbincang
  • Bagikan