Upaya Pemkab Lambar Kendalikan Penyebaran Covid-19: Vaksinasi Digelar 2 Tahap

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) terus berupaya mengendalikan penyebaran Covid-19 di kabupaten yang dipimpin Bupati Parosil Mabsus dan Wabup Mad Hasnurin itu.

Sejumlah upaya dilakukan guna mengendalikan penyebaran coronavirus tersebut, diantaranya vaksinasi covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Lambar, vaksinasi massal usai dilangsungkan dua tahap.

Pada tahap pertama, Pemkab Lambar menerima 2.440 vial vaksin sinovac. Pada tahap ini sasaran vaksinasi adalah tenaga kesehatan (Nakes) dan VIP (Pejabat publik).

Kemudian, pada tahap kedua, Pemkab Lambar menerima 520 vial vaksin Covid-19 produksi biofarma. Tahap ini, sasaran vaksinasi untuk pelayanan publik (Yanbik).

Berdasarkan data satker yang dipimpin Kadis dr Widyatmoko Kurniawan SpB itu, hasil pelaksanaan vaksinasi di Lambar per tanggal 13 april 2021:

Tahap satu (tenaga kesehatan dan VIP) sasaran 1.215.

Jumlah divaksin dosis pertama sebanyak 1.152 orang atau 94,81 persen dari total sasaran (Diskes Lampung).

Kemudian pada penyuntikan vaksin dosis kedua sebanyak 1.088 orang atau 89,55 persen dari total sasaran (Diskes Lampung).

Kemudian, pada tahap kedua yang menyasar 14.704 yanbik.

Pada peyuntikan dosis pertama yang memenuhi syarat 2.504 atau 16,66 persen (Diskes Lampung) dari total jumlah sasaran vaksinasi tahap dua.

Kemudian jumlah yang divaksin dosis kedua, yaitu 2.137 orang atau 14,53 persen (Diskes Lampung).

Pelayanan vaksinasi di Lambar terdiri atas usia 18-59 tahun dan lanjut usia.

Namun, sampai saat ini vaksinasi baru bisa diberikan pada sasaran usia 18-59 tahun.

Dalam program vaksinsi massal ini, sejumlah hambatan dihadapi, pertama, kesadaran masyarakat yang tinggi, namun vaksin terbatas. Kedua, dari sasaran yang terdata, masih dibutuhkan sekitar 17.685 vial vaksin. Ketiga, masih ada 308  nakes (data SISDMK) yang belum divaksinasi karena penyitas Covid-19, memiliki penyakit yang tidak diperbolehkan divaksin, program hamil dan hamil.

BACA JUGA:  Dishub Lambar Bersama Satgas Covid-19 Sekat Kendaraan Masuk Lambar

Dalam giat vasinasi itu telah dibuat pos imunisasi di Aula Diskes Lambar guna mendekatkan pelayanan publik di pemkab. Kemudian membuat pos imunisasi di Polres Lambar dan Kodim 0422 dan mendata semua sasaran yanbik di 15 pukesmas yang baru mendapat dosis ke-1 dan akan digabungkan pemberiannya sesuai area terdekat, untuk pengefektifan dosis/vial saat akan penyuntikan dosis kedua.

Diketahui, data dasar kesehatan di Lambar antara lain, yakni jumlah penduduk 307.479.

Kemudian fasilitas pelayanan kesehatan, yaitu 15 puskesmas, dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Umum Alimudin Umar (RSAU) yang nota benennya milik pemerintah dan satu RS swasta, RSIA Bunda. Terus 37 Pustu, 68 Poskesdes dan 262 Posyandu.

Upaya pengendalian penyebaran Covid19 juga dilakukan melalui Testing; Penegakan diagnosis Lab Rt-PCR dan RTD, VTM, APD.

Kemudian tracing, pelacakan. Sementara treatment: RS Rujukan (RSUAU),
15 pukesemas dan menyediakan sarana isolasi kabupaten (GSG RSUAU).

(adv/WII)

  • Bagikan