“Kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan Pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemerintah Kabupaten Pesawaran sudah menunjukkan hasil yang baik,” ujarnya.
“Komponen yang dinilai dalam evaluasi SAKIP meliputi perencanaan kerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja. Alhamdulilah dari semua komponen tersebut Pemkab Pesawaran mengumpulkan nilai dengan predikat B,“ tambahnya.
Razak juga menambahkan bahwa Pemkab Pesawaran akan terus mengupayakan perbaikan Sakip sehingga lebih optimal dengan harapan kelak mendapat penghargaan kategori A.
“Upaya tersebut diantaranya ditempuh dengan melakukan review secara berkala atas Renstra OPD terkait kualitas perumusan tujuan, sasaran strategi dan indikator kinerja, serta memanfaatkan hasil review untuk perbaikan kinerja organisasi dan penyusunan struktur organisasi,” jelasnya.
Disamping itu dia juga mengatakan bahwa Pemkab Pesawaran akan mengembangkan aplikasi manajemen kinerja secara terintegrasi mulai dari perencanaan, pengukuran kinerja dan penganggaran sehingga dapat mengoptimalkan penerapan performance based budgeting secara konsisten ditingkat OPD.
“Upaya lain yang akan dilakukan yakni dengan meningkatkan kualitas laporan kinerja baik ditingkat Pemkab maupun OPD antara lain dengan menyajikan analisis efisiensi penggunaan anggaran terhadap pencapaian kinerja serta memastikan agar pimpinan OPD memanfaatkan laporan kinerja sebagai feedback dalam perbaikan perencanaan dan peningkatan kinerja,” pungkasnya.
(Apr/rob/WII).





