Kecamatan Ibukota Lambar Zona Merah Covid-19, Ini Dasar Penetapan Zonasi

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat (Lambar) per 28 April 2021 kembali menempatkan Kecamatan Balikbukit masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran coronavirus.

Balikbukit menjadi satu-satunya wilayah dari 15 kecamatan di Lambar yang masuk zona merah dengan jumlah terkonfirmasi 12 kasus.

12 pasien itu juga tengah menjalani isolasi alias belum dinyatakan sembuh.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar, Maidar, membenarkan info grafis itu.

Menurutnya penetapan zonasi penyebaran corona virus berdasarkan tingkat penyebaran selama tujuh hari atau sepekan terakhir, 21-27 April.

“Jadi penetapan zona itu berdasarkan hasil analisa selama tujuh hari,” ujar Maidar yang juga kepala BPBD Lambar ini.

Ia lantas menerenangkan dengan detail. Untuk Balikbukit, lanjutnya, pada hari Senin (26/4) jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sembilan kasus.

Nah, pada Selasa (26/4) terjadi penambahan tiga kasus–diumumkan hari berikutnya. Total menjadi 12 kasus.

Atas dasar penambahan tiga kasus itulah, Rabu (28/4), Balikbukit ditetapkan menjadi zona merah.

“Ya, bertambah tiga kasus kemarin. penambahan itu akan dimumkan hari ini. Karena ada penambahan itu Balikbukit zona merah,” tandas Maidar.

Zona itu bakal terus berubah setiap pekan. Penetapan zona itu sendiri bergantung tingkat penyebaran coronavirus di suatu wilayah.

Sekadar tambahan, selain itu, ada satu kecamatan yang ditetapkan sebagai daerah berisiko sedang penyebaran corona, atau zona oranye, yaitu Kecamatan Pagardewa.

Sementara enam kecamatan masuk zona kuning ataj risiko lenyebaran rendah, yaitu Sekincau, Suoh, Belalau, Batuketulis, Airhitam dan Waytenong.

Sementara sisanya, tujuh kecamatan tak ada kasus baru atau zona hujau.

Tujuh kecamatan itu, adalah Kebuntebu, Gedungdurian, Sumberjaya, Batubrak, Sukau, Bandarnegeri Suoh (BnS), Lumbokseminung.

(esa/WII)

BACA JUGA:  Dinkes Lambar Instruksikan Penanganan Khusus Limbah Medis di 15 Puskesmas
  • Bagikan