Presiden Jokowi Sebut 15 Provinsi ini Tren Kenaikan Kasus Covid 19, Cek Daerahmu

  • Bagikan

MEDAN, WAKTUINDONESIA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kepala daerah untuk mewaspadai potensi kenaikan kasus Covid-19 pada pascalebaran.

“Meskipun kita telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik, namun tadi pagi saya mendapatkan data, terdapat sekitar 1,5 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6 Mei sampai 17 Mei,” ucap Presiden saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah seluruh Indonesia secara virtual, Senin (17/5).

Turut mendengarkan pengarahan Presiden yang berkaitan dengan penanganan Covid pascalebaran ini yakni Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM. bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, SE, unsur Forkopimda Medan, Sekda Medan, Ir. Wiriya Alrahman, MM, dan para asisten setko Medan.

Presiden berharap, kasus aktif Covid-19 pascalebaran tahun ini tidak sebesar tahun lalu. Dikatakannya, saat ini sudah terjadi penurunan kasus aktif. Pada 5 Februari 2021 lalu jumlah kasus aktif sebanyak 176 ribu dan sekarang telah turun menjadi 90.800.

“Ini yang harus kita tekan, agar semakin turun dan turun. Harus ada konsistensi dan ketahanan,” pesan Presiden.

Dalam arahannya, Presiden juga menyebutkan 15 provinsi yang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19. Ke-15 diantaranya Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulteng, Sulsel, dan Gorontalo.

Presiden juga memaparkan data tentang Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit. Secara nasional, terang Presiden, BOR saat ini di posisi yang baik, yaitu 29 persen.

BACA JUGA:  Pushidrosal Gelar Webinar Binpers Fungsi Komando
  • Bagikan