Pada kesempatan tersebut Bupati Parosil menyerahkan cindera mata kepada Menteri Sandiaga berupa hasil kerajinan asli masyarakat Lambar dan hasil perekonomian, seperti kopi bubuk kemasan serta foto-foto wisata di Lambar.
“Diharapkan dengan audiensi ini bisa mendapatkan respons dari Menparekraf guna mendapat dukungan terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” ujar Parosil.
Permohonan dukungan tersebut meliputi pengembangan pariwisata berkelanjutan pada desa wisata, pengembangan kawasan danau Ranau sebagai kawasan strategis pariwisata nasional, dan pengembangan kawasan GEO Wisata Suoh sebagai kawasan Geopark Nasional.
Lalu, pengembangan sebagai kabupaten kreatif melalui kegiatan uji petik penilaian mandiri kabupaten/kota Indonesia, peningkatan aksesibilitas dan amenitas pada destinasi wisata unggulan.
(aga/wii)





