“Saat banjir terjadi, volume air lebih kurang setinggi 10 Centimeter (Cm) dari permukaan. Alhamdulillah kini air telah surut,” jelasnya.
Deni pun mengungkapkan, tahun 2018 silam kejadian serupa terjadi, sehingga di tahun 2019 Pemkab setempat melakukan antisipasi dengan menormalisasi aliran sungai Karang Tengah agar kejadian serupa tidak kembali terulang, “Pada tahun 2018 banjir semacam ini juga pernah terjadi,” imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Lampung Barat, Sugeng Hari Kinaryo Adi, mengungkapkan, banjir di Dusun karang tengah, Pekon Tembelang terjadi untuk kedua kalinya setelah terjadi tiga tahun silam, dan meminta pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lambar segera meninjau dan melakukan tindakan.
“Agar kiranya pihak terkait turun mengkroscek ke lokasi mengantisipasi terjadinya banjir susulan,” pungkasnya.
(erw/WII)





