Parosil Kembali Mutasi 28 Pejabat Lambar, Ini Daftar 10 Eselon III

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Gerbong rolling di Lampung Barat (Lambar) bergerak lagi. Kali ini mengangkut 28 pejabat eselon III dan IV, Kamis (27/5/21).

Diantara 28 pejabat itu, 10 eselon III, termasuk empat camat. Sisanya, 18 pejabat eselon IV.

Mereka usai dilantik Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus di lobby kantor bupati setempat serta dihadiri oleh Sekkab Akmal Abdul Nasir, para asisten dan sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan pemkab setempat.

Pengamatan Waktuindonesia.id, berdasarkan lampiran Keputusan Bupati Lambar Nomor : B/ 55 / IV.04/2021 tertanggal 27 Mei 2021 tersebut mencantumkan sejumlah nama pejabat Eselon III diantaranya:

1. Wahyudi Heru Iskandar sebelumnya sekretaris dinas perhubungan dilantik sebagai camat BNS.

2. Agus Supriyatna sebelumnya Camat Kebun Tebu Dilantik sebagai sekretaris dinas perhubungan.

3. Ernawati sebelumnya Camat Sumber Jaya dilantik sebagai Camat Kebun Tebu.

4. Dahlin sebelumnya Camat Air Hitam dilantik sebagai Camat Sumber Jaya.

5. Andi Cahyadi sebelumnya sekretaris Disporapar dilantik sebagai Camat Air Hitam.

6. Zuremi sebelumnya Irban I pada Isnpektorat dilantik sebagai sekretaris Disporapar.

7. Tati Sulastri sebelumnya Kabid pembinaan ketenagaan pada Disdikbud dilantik sebagai Irban I pada Inspektorat.

8. Oka Ipnu Dinata sebelumnya Kasubag protokol dilantik sebagai Kabid pembinaan ketenagaan pada Disdikbud.

9. Muhammad Bidiarto sebelumnya kabid pengelolaan alih media pada dinas perpustakaan dilantik sebagai kabid PSB pada disbunnak.

10. Eva Oktarina sebelumnya Kasi pembinaan ketenagaan PAUD dilantik sebagai kabid pengelolaan alih media.

Adapun 18 pejabat eselon IV lainnya yang ikut dilantik diantaranya, Lediawati Kasi kurikulum dan penilaian pendidikan dasar pada Disdikbud dan Imam Sumantri sebagai Kasubag protokol, sehingga total ada 28 yang ikut dilantik.

BACA JUGA:  Setelah Metro, Safari Nizwar-Elkana Lanjut ke PWI Pesawaran

Sementara itu, Bupati Lambar dalam sambutannya menyampaikan esensi rolling tersebut merupakan suatu kepercayaan yang diamanahkan.

“Jabatan ini diberikan karena kepercayaan, bukan karena unsur kecerdasan dan pintar, sehingga harapannya lebih dewasa dalam bekerja, lebih cepat dan tanggap,” Tegasnya.

Lanjutnya, untuk pejabat yang telah dilantik agar dalam menjalankan tupoksinya untuk saling bekerjasama dalam menjalankan peranannya.

“Apabila ada temuan di lapangan segera didiskusikan, kita bekerja tidak sendiri, tapi tim satu bagian yang tidak bisa terpisahkan,” pungkasnya.

(erw/WII)

  • Bagikan