Kajati Lampung-Bupati Lambar Silaturahim di Lamban Dinas depan KRL

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Heffinur bersilaturahim dengan Bupati Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus di Lamban Dinas Bupati Kompleks Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit, Jumat (18/6/21) pukul 20.00 WIB.

Dalam silaturahim itu, kajati dan rombongan disambut hangat bupati Lambar didampingi sejumlah pejabat teras plus Forkopinda.

Bupati Parosil menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kajati Lampung dan rombongan yang telah berkenan bermalam di Lambar sekaligus bersilaturrahim.

Parosil berharap silaturrahim tersebut dapat menambah sinergi dalam membangun Lambar ke depan yang lebih baik.

“Lambar, pak Kajati, luas wilayahnya 2.117KmĀ² dengan mayoritas penduduknya sebagai petani kopi kopi robusta. Selain kopi, Lampung Barat merupakan sentral sayur-mayur tersebar di lima kecamatan,” ujar Parosil.

Lambar juga, tandas Parosil, merupakan daerah yang kaya dengan potensi wisatanya.

Selain Kebun Raya Liwa (KRL), Lambar juga memiliki Danau Ranau di Lumbok Seminung, Negeri di Atas Awan di Bukit Gerday Bawangbakung di Batubrak, dan wisata yang satu-satunya di Indonesia, yakni Kawah Nirwana dan Keramikan di Suoh.

Saat ini, rinci Parosil, Lambar terdiri atas 131 pekon (Desa) dan lima kelurahan dengan angka kriminal paling rendah di Lampung.

“Sejauh ini, sinergitas Kejari-Pemkab alhamdulillah terjalin cukup baik dan harmonis. Kami yakin program yang dijalankan Kajari Lambar dimaksudkan memberikan dukungan yang baik terkait informasi birokrasi, transparansi anggran dan sebagainya kepada Pemkab Lambar,” ujar Parosil dalam keterangan tertulis yang diterima media ini.

Sementara Kajati Heffinur juga menyampaikan apresiasinya atas penyambutan pihak pemkab yang begitu hangat.

“Selain bersilaturrahim, kami juga ingin mengunjungi destinasi wisata di Lambar. Katanya ada Negeri di Atas Awan. Rencananya besok pagi (19/6), kami akanq bersepeda ke sana. Itu lebih indah kalau melihat pemandangan secara terbuka.” Demikian Kajati.

BACA JUGA:  Gelar FGD, Ini Penjelasan Kapolres Alim

(aga/WII)

  • Bagikan