Namun demikian dia menekankan masyarkat tak lengah dan tidak meninggalkan protokol kesehata (Prokes).
“Alhamdulillah Lambar masih terkendali terkait penanganan pandemi Covid-19. Karena itu, mari kita bersama-sama memerangi virus tersebut dan kita dituntut untuk mematuhi prokes. Kita rindu akan acara seperti siraman qolbu dan pengajian, tetapi karena pandemi kegiatan terbatas. Jangan terhenti tetap berlanjut dengan tetap mematuhi prokes,” ujar Parosil.
Dia juga menegaskan melalui pengajian tersebut diharapkan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan yang pada gilirannya akan membawa pada kehidupan yang lebih baik, sehingga mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
“Saya mengajak kita semua memperkokoh persatuan dan kesatuan serta tekad dan kerja keras untuk bersama-sama meningkatkan proses dan kualitas pembangunan yang telah berjalan selama ini. Sekali lagi kami berharap, antara pemerintah dan masyarakat berada dalam satu harapan, satu tekad dan satu cita-cita dalam meraih kemajuan daerah ini dan mempersembahkan kemaslahatan bagi masyarakat banyak.” Demikian Parosil.
(andi gunawan)





