Nezwan pun mengungkapkan perihal riwayat penambahan terkonfirmasi virus asal wuhan cina hasil tracing tersebut, khususnya di pekon Sukabumi.
“Kesemuanya pernah terlibat dalam acara hajatan yang digelar salah satu warga terkonfirmasi Covid-19, kuat dugaan terkenanya berasal dari sana,” bebernya
Dengan begitu, Nezwan menganalisa zona pekon Sukabumi yang warganya terpapar Covid-19 secara bersamaan kemungikinan akan menjadi zona merah,”dengan fakta demikian pekon Sukabumi bisa saja jadi zona merah,” sautnya.
Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Lambar, Maidar, mengatakan belum menerima informasi ikhwal lonjakan kasus Covid-19 di Kecamatan Batu Brak tersebut.
“Itukan hasil Swab nya baru diterima Puskes sore ini, nah datanya belum masuk dan belum kita terima dari Dinas Kesehatan,kalaupun demikian nanti akan zonasikan,mengingat lonjakan kasus naik drastis,” tukasnya.
(Erw/WII)





