Kemendes PDTT Evaluasi IDM 116 Pekon di Pesibar, Ini Hasilnya

  • Bagikan

Edwin Kastolani Burtha. Foto sebelum pandemi (ist)

KRUI, WAKTUINDONESIA – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transimigrasi (Kemendes PDTT) setiap tahun melaksanakan evaluasi dan verifikasi Indeks Desa Membangun (IDM) terhadap seluruh desa di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali 116 pekon yang terbentang di 11 kecamatan berbeda di sepanjang wilayah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP), Edwin Kastolani Burtha, saat dikonfirmasi, Kamis (8/7/21), mengatakan bahwa berdasarkan data hasil evaluasi dan verifikasi IDM yang dilaksanakan oleh Kemendes PDTT, dari 116 pekon di Pesibar satu pekon berstatus pekon mandiri, 15 pekon berstatus pekon maju, 71 pekon berstatus pekon berkembang, 29 pekon dengan status tertinggal, dan pada tahun 2021 tidak ada lagi pekon dengan status sangat tertinggal.

“Melalui evaluasi dan verifikasi dimaksud, kita bisa mengetahui lebih detail status pekon setiap tahunnya seperti apa, meningkat atau malah turun,” kata dia.

Dijelaskannya, pada tahun 2020 lalu dari 116 pekon tercatat terdapat satu pekon berstatus pekon mandiri, enam pekon berstatus maju, 53 pekon berkembang, 51 pekon tertinggal dan lima pekon sangat tertinggal. “Berdasarkan hasil evaluasi pada tahun ini terdapat peningkatan status sejumlah pekon meski tidak ada penambahan pada status pekon mandiri, namun jumlah pekon maju, dan berkembang meningkat. Sedangkan untuk status tertinggal berkurang bahkan tidak ada lagi pekon sangat tertinggal,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sosok Jurnalis Muda Siap Maju Di Pilkakam Serentak 2021
  • Bagikan