Sementara terkait sebutan Negeri Para Ulama, menurut Agus, fakta-fakta sejarah mencatat banyaknya pejuang-pejuang Islam menjadi tokoh-tokoh agama atau ulama yang lahir dari Pesibar. “Salah satu ulama yang dikenal yaitu KH. Muhammad Thohir yang saat ini menjadi nama Rumah Sakit Umum Pesibar,” papar Bupati.
Lebih jauh Agus menjelaskan tentang bandara di daerah tersebut, yang berasal dari nama Muhammad Taufiq Kiemas yang kemudian diabadikan menjadi nama bandara di Pesibar yaitu Bandara Muhammad Taufiq Kiemas.
“Secara garis keturunan kakek Taufiq Kiemas adalah keturunan dari Pulaupisang, dimana belum lama ini Ketua DPR RI, Puan Maharani yang merupakan anak dari Muhammad Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarno Putri melaksanakan peresmian bandara tersebut sekaligus napak tilas dan berziarah ke makam leluhurnya di Pulaupisang, sekaligus mendapat gelar kehormatan Kaka Ratu Kartadilaga,” ungkap Agus.
“Dan hasil kunjungan Puan Maharani ke Pesibar, beliau akan membantu berdirinya Masjid Agung Soekarno yang akan didirikan di kompleks perkantoran Pemkab Pesibar,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Agus pun menceritakan bahwa ibu Adam Malik juga termasuk putri dari Krui, Pesibar. Sejarah-sejarah tersebut menurut Agus, Pesibar merupakan tempat lahirnya orang-orang besar dan orang-orang penting di Negara Republik Indonesia.
Usai menceritakan sejarah singkat orang-orang besar yang berasal dari Pesibar. Bupati tidak luput mengutarakan harapan ihwal adanya BPS di Pesibar. “Pemkab Pesibar sudah menyiapkan lahan untuk perkantoran BPS khusus Pesibar,” pungkasnya.
Diakhir penyampaiannya, Agus juga mengucapkan selamat jalan dan terimakasih kepada Kepala BPS yang lama, Amiruddin, yang sudah berdedikasi tinggi di Pesibar. “Serta selamat datang kepada pejabat yang baru, Nasrullah Arsyad, untuk melanjutkan kerjasama yang sudah terjalin dan diharapkan kedepan lebih bisa lebih baik lagi,” tukas Agus. (ers/WII)





