Kata Fauzi, limbah tersebut, diantaranya masker bekas pakai masih mengandung virus, baik Covid-19 maupun kuman serta bibit penyakit lainnya, yang membahayakan kesehatan para petugas kebersihan.
“Oleh karena itu, mari bersama-sama kita sikapi masalah ini. Salah satu tugas pemerintah adalah mengeluarkan kebijakan atau regulasi, kemudian menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat”, ujarnya.
Wabup Pringsewu juga meminta masyarakat Kabupaten Pringsewu, khususnya yang terpapar Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, agar berlaku bijak dalam mengelola limbahnya dengan tidak membuangnya secara sembarangan.
Dalam rapat tersebut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Purhadi MKes serta diikuti perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon.
(rul/WII)




