“Semoga kita bisa terus bersinergi satu sama lain dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah sesuai bidang tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing,” lanjutnya.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik serta semangat kerja yang tinggi mudah-mudahan kita dapat mencapai hasil kerja yang memuaskan,” sambungnya.
Terkait Pandemi Covid-19 yang belum juga usai, menurut Zulqoini, pemerintah terus berjuang melawan pandemi. Zulqoni juga tak menampik, wabah tersebutmembuat berbagai aktifitas nyaris berhenti, baik dibidang perekonomian maupun kehidupan bermasyarakat. “Namun hal itu tidak lantas membuat kita semua berkecil hati dan patah semangat. Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato di sidang tahunan MPR 2020 bahwa inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan stretegi besar dibidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial dan kebudayaan termasuk kesehatan dan pendidikan,” tegasnya.
Lebih jauh Zulqoini mengatakan ketika krisis kesehatan tersebut berdampak pada perekonomian nasional, seluruh jajaran masyarakat Lampung diharuskan bergerak cepat, antara lain dengan memberikan bantuan sosial bagi masyarakat melalui bantuan sembako, bansos tunai, subsidi, dan membantu UMKM untuk memperoleh restrukturisasi kredit, membantu pembelian produk-produk masyarakat dan membantu tenaga kerja yang menjadi korban PHK.
“Saya menyambut hangat seruan moral penuh kearifan dari para ulama, para pemuka agama dan tokoh-tokoh budaya menjadikan momentum musibah pandemi ini sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar. Krisis ini telah memaksa kita untuk menggeser channel cara kerja, dari cara biasa menjadi cara luar biasa. Dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart short out dan dari orientasi prosedur menjadi orientasi hasil,” tandasnya.
“Dengan kondisi tersebut, dimaksudkan kepada seluruh OPD agar tidak mengendurkan kinerja pemerintahan, akan tetapi semakin meningkatkan koordinasi, saling bekerjasama dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Serta memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam menyikapi kondisi saat ini agar tetap produktif,” tutupnya. (ers/WII)





