Wabup Pesibar jadi Irup Paripurna Bulanan

  • Bagikan

KRUI, WAKTUINDONESIA – Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Lampung A Zulqoini Syarif, menghadiri sekaligus menjadi Inspektur upacara (Irup) bulanan di Lapangan Merdeka Labuhanjukung Kecamatan Pesisir Tengah, Jumat (17/9).

Upacara tersebut turut dihadiri Pabung Kodim 0422-LB, Kabag OPS Polres Lambar, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para peserta upacara.

Wakil Bupati Zulqoini, di sela-sela sambutannya mengimbau semua pihak, baik yang bertugas pada instansi vertikal, TNI-Polri, BUMD, BUMN, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Pesibar untuk terus berbenah diri, utamanya dalam hal meningkatkan akuntabilitas kinerja dan pelayanan publik agar semakin baik, responsif, dan memuaskan.

“Saya mengajak kita semua untuk selalu memegang teguh amanah para perintis dan pendiri Pesibar dengan cara meningkatkan kinerja kita semua. Sehingga hasil pembangunan akan membawa manfaat yang lebih besar terhadap kepentingan masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Zulqoini.

LIHAT VIDEO: Wabup Zulqoini jadi Inspektur Upacara Bulanan di Labuhanjukung

Dia juga menjelaskan hingga saat ini Pemkab Pesibar terus berupaya secara maksimal dalam rangka melaksanakan percepatan pembangunan, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa sejarah dimasa lalu.

“Semoga kita bisa terus bersinergi satu sama lain dalam upaya meningkatkan kinerja pemerintah sesuai bidang tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing,” lanjutnya.

“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik serta semangat kerja yang tinggi mudah-mudahan kita dapat mencapai hasil kerja yang memuaskan,” sambungnya.

Terkait Pandemi Covid-19 yang belum juga usai, menurut Zulqoini, pemerintah terus berjuang melawan pandemi. Zulqoni juga tak menampik, wabah tersebutmembuat berbagai aktifitas nyaris berhenti, baik dibidang perekonomian maupun kehidupan bermasyarakat. “Namun hal itu tidak lantas membuat kita semua berkecil hati dan patah semangat. Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato di sidang tahunan MPR 2020 bahwa inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan stretegi besar dibidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial dan kebudayaan termasuk kesehatan dan pendidikan,” tegasnya.

BACA JUGA:  PWRI Way Kanan Terima Sekretariat Dari Pemkab Way Kanan

Lebih jauh Zulqoini mengatakan ketika krisis kesehatan tersebut berdampak pada perekonomian nasional, seluruh jajaran masyarakat Lampung diharuskan bergerak cepat, antara lain dengan memberikan bantuan sosial bagi masyarakat melalui bantuan sembako, bansos tunai, subsidi, dan membantu UMKM untuk memperoleh restrukturisasi kredit, membantu pembelian produk-produk masyarakat dan membantu tenaga kerja yang menjadi korban PHK.

“Saya menyambut hangat seruan moral penuh kearifan dari para ulama, para pemuka agama dan tokoh-tokoh budaya menjadikan momentum musibah pandemi ini sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar. Krisis ini telah memaksa kita untuk menggeser channel cara kerja, dari cara biasa menjadi cara luar biasa. Dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart short out dan dari orientasi prosedur menjadi orientasi hasil,” tandasnya.

“Dengan kondisi tersebut, dimaksudkan kepada seluruh OPD agar tidak mengendurkan kinerja pemerintahan, akan tetapi semakin meningkatkan koordinasi, saling bekerjasama dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Serta memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam menyikapi kondisi saat ini agar tetap produktif,” tutupnya. (ers/WII)

  • Bagikan