“Untuk kasus ini belum ada motif apakah karena faktor stres atau gangguan jiwa,” ungkapnya.
Sementara itu, dari pihak keluarga korban sudah menyurati ke Kepolisian Resort Mesuji untuk tidak dilakukan otopsi.
“Saat ini yang kita lakukan olah TKP, pemasangan garis polisi dan pendataan identitas korban,” ujarnya.
“Ia menyebutkan, sebenarnya korban lebih baik diotopsi supaya jelas permasalahnnya,” tambahnya.
(fan)





