“Dari pagi kami mencari bersama warga dan sekitar lebih kurang pukul 16.00 WIB korban ditemukan,” ujarnya.
Pasca ditemukan, kata Yusuf, korban langsung diturunkan dari oleh warga bersama aparat kepolisian kemudian membawanya ke Puskesmas setempat untuk ditindak lanjuti.
“Korban sudah dimakamkan, baru aja selesai malam ini,” kata Yusuf menyebut pukul 18.30 WIB.
Yusuf menyebut, dari hasil pemeriksaan di puskesmas setempat tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan.
Atas kejadian naas tersebut, Yusuf hanya mengungkapkan bahwa komunikasi terakhir dengan korban belum cukup satu pekan.
“Terakhir itu waktu mau ngurus surat vaksin dan dia agak ling lung, waktu saya tanya kamu kenapa? dia menjawab: gak apa apa pak pusing aja,” kenang Yusuf.
Yang terbaru, kata Yusuf, seingat dan berdasarkan cerita temannya, korban pernah bertutur; ingin pergi dari rumah mencari ketenangan.
“Iya semacam firasat gitu mas,” tandas Yusuf kepada awak waktuindonesia.id, saat mengkonfirmasi via telpon.
(erw/WII)





