Akhirnya, Identitas Mayat Tergantung di Bawah Jembatan Kali Buaya Mesuji Terungkap

  • Bagikan

MESUJI, WAKTUINDONESIA – Identitas sesosok mayat berjenis kelamin pria yang ditemukan warg tergantung di kolong Jembatan Kali Buaya, Jalan lintas Timur, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung, terungkap.

Pria malang itu ternyata
warga Semendawai Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), SY (34).

SY sebelum ditemukan meninggal sempat mampir di salah satu rumah makan di register 45.

“Iya mas, SY sempat mampir di warung makan sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat dibelikan makan oleh supir pelanggan warung,” kata seorang pekerja di rumah makan itu, Dewi (50).

Menurutnya, setelah makan SY sempat bercerita bahwa dirinya bingung dengan faktor ekonomi dan juga terjerat masalah hutang-piutang sehingga rumah tangga SY mengalami keretakan, dan juga istrinya pergi meninggalkan SY.

“Di malam itu pun, setelah bercakap-cakap, SY sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan pisau dapur,” ungkapnya.

BACA: Sesosok Mayat Anonim Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan Kali Buaya Mesuji

“Setelah itu pergi entah kemana. Keesokan harinya Sabtu (09/10/21) saya mendengar kabar bahwa ada orang yang gantung diri di bawah Jembatan Kali Buaya.

“Setelah saya melihat, ternyata itu orang yang mau melakukan percobaan bunuh diri kemarin malam,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Mesuji IPTU Fajrian Rizki S, membenarkan kejadian tersebut. Ada korban diduga bunuh diri di bawah kolong Jembatan Kali Buaya.

“Saat ini jasad berada di RSUD Bumi ragap begawe caram RBC Mesuji dan masih menunggu keluarga korban,” kata Kasat.

Korban mengakhiri hidupnya dengan selendang berwarna merah yang biasa dipakai untuk ikat pinggang. “Saat ini kita masih menunggu pihak dari keluarga, apakah akan diotopsi atau tidak,” jelasnya.

BACA JUGA:  Mantan Anggota DPRD Pesawaran H Dipanggil Kejari, Ini Kata Kasi A Dice

Sementara dari hasil pemeriksaan tim medis, dr Novita, yang bertugas menangani mengatakan, pemeriksaan sementara murni bunuh diri.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan.”

(fan)

  • Bagikan