Imam Sunarto juga menambahkan, untuk pengerjaan kotaku dilakukan dengan sistem padat karya tunai (PKT), dengan memberdayakan masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
”Target pengerjaannya selama 120 hari, saat ini untuk pembangunan Draenase sudah 100 persen selesai tinggal jalan Rabat Beton yang saat ini masih dalam proses pengecatan, Kita berharap semua berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu,” tandasnya.
“Program Kotaku akan memberikan kontribusi positif dan manfaat yang besar dalam upaya penanggulangan lingkungan kumuh sehingga diharapkan dapat mempercepat pengurangan luas permukiman kumuh di Desanya.
Pihaknya optimis, dengan adanya Program Kotaku akan meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh guna mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan,ungkapnya. (fan/WII)





