Produksi Ecoprint, Disporapar Lambar Gelar Praktik Internal

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Barat melakukan praktik memproduksi Ecoprint yakni proses membuat motif batik dari daun tanaman atau bunga pada selembar kain.

Kegiatan dimaksud dilakukan di Kantor setempat, Komplek Pemerintah Daerah, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (13/10/2021).

Kepala Disporapar, Tri Umaryani mengatakan hal tersebut ditujukan untuk mengenalkan dan mempraktikan langsung kepada seluruh jajaran, mengingat ecoprint sebagai pangsa pasar baru dalam dunia ekonomi kreatif (ekraf).

Karena hemat Tri Umaryani, upaya progres sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat luas khususnya para pemuda untuk melakoni ecoprint harus terlebih dahulu dimulai pada lingkungan internal.

“Mengingat saat ini Ecoprint sedang dikembangkan untuk menjadi salah satu oleh-oleh kreatif Lampung Barat, bahkan kian giat-giatnya dilakukan,” Jelas Tri Umaryani.

Bahkan kata Tri, selain inovasi dalam memproduksi ragam ekraf di Lambar, sejatinya ecoprint potensial sebagai mata pencaharian dan memproduksi lapangan pekerjaan baru.

“Alhamdulillah ekraf ecoprint ini dilirik oleh Menparekraf RI, Sandiaga Uno, sewaktu kunjungannya di kampoeng kopi rigis jaya beberapa waktu lalu bahkan langsung memesan sebanyak 600 Pcs totebag untuk hajat KTT Asia G20,” terangnya.

“Pengakuan tersebut tentunya suatu keniscayaan dan motivasi bagi kami agar Ecoprint kian dikembangkan,” imbuhnya.

Lanjut Tri, delapan lembar kain berbagai corak yang dihasilkan pihaknya bersama tim pada kesempatan tersebut sebagai indikator bahwasanya produksi ecoprint mudah dilakukan semua tanpa kemampuan khusus.

“Cukup letakan berbagai dedauanan maupun bunga diatas lembaran plastik, kemudian ditutup oleh kain objek ecoprint selanjutnya di pukul berulang sampai memunculkan motif, mudah bukan?,” tandasnya.

(Erw/WII)

BACA JUGA:  Resmikan GSG Pekon Gedungsurian, Ini Pesan Bupati Parosil
  • Bagikan