“Kalau pembangunan infrastruktur sudah berjalan dengan baik dan merata, tentu itu menjadi modal awal kita guna meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi masyarakat kita bergerak pada hasil bumi, tentu dengan infrastruktur yang baik dapat membantu mereka dalam menjual hasil buminya,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, sejak pandemi covid-19 melanda banyak program-program pembangunan infrastruktur yang tidak berjalan akibat adanya pemangkasan anggaran guna penanganan covid-19 di Kabupaten Pesawaran.
“Karena saat ini sudah adanya penurunan kasus terkonfirmasi, kita berupaya agar kembali mengebut segala pembangunan yang sempat tertunda, dan mudah-mudahan setelah audensi ini kita mendapatkan solusinya,” pungkasnya.
(apr/WII)





