Gedong Tataan, Waktuindonesia – Kepala Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran membenarkan terkait SU (60) warganya yang diamankan oleh Densus 88 akibat masuk dalam jaringan terorisme.
Kepala Desa Bagelen Merdi Pramanto mengatakan, benar adanya penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 namun dirinya tidak mengetahui pasti keterlibatan warganya tersebut.
“Nah saya kurang paham untuk keterlibatannya, yang jelas benar warga kita diamankan densus 88 di kediamannya,” katanya, Selasa (2/10/2021)
Dirinya mengungkapkan, dalam keseharian warga yang diamankan tersebut dikenal cukup baik oleh warga sekitar dan tidak ada gerak gerik yang mencurigakan.
“Ramah kalau sama tetangga, kemudian hubungan dengan warga lainnya baik, sering bersosialisasi juga, kalau saya mengetahui kesehariannya itu sebagai guru mengaji,” ujarnya.
Dirinya juga mengimbau kepada warga masyarakatnya agar tetap tenang jangan panik, terkait adanya penangkapan tersebut.
“Jadi untuk kedepannya perlu kesadaran masyarakat jika ada warga baru, yang mencurigakan agar cepat melaporkan kepada aparatur desa,” tandasnya.
(Apr/WII).





