PAD Lambar Bertambah Rp900 Juta Lebih dari Lelang BMD

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Pasca pelaksanaan lelang Barang Milik Daerah (BMD) pada 17 November 2021 lalu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memperoleh Rp900 juta lebih atau 87 persen.

Hasil lelang tersebut merupakan akumulasi 26 lot/item BMD yang terjual dari total 34 item yang dilelang Pemkab Lambar melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat.

BMD yang dilelang tersebut meliputi bermacam bekas kendaraan dinas roda empat dan tiga dengan beragam type dan besi rongsokan bekas peremajaan gedung maupun pasar.

Kepala Bidang BMD, Nerpi Juarsa, mengatakan demikian, menurutnya peserta yang telah mengikuti lelang melalui portal lelang itu telah diikuti berbagai peserta dari luar daerah.

“Alhamdulillah pelaksanaan lelang telah dilaksanakan, 26 item berhasil dilelang, pesertanya ada yang dari Jakarta, Bengkulu, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Jawa Barat Jawa Tengah, Sumatera Selatan,” jelasnya.

Diutarakan Nerpi, pundi rupiah hasil lelang tersebut akan dijadikan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebelumya kata Nerpi, pelelangan BMD yang dilakukan pihaknya bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandar Lampung itu telah terbuka bagi semua masyarakat lintas nasional, jadwal akhir pelaksanaannya pada 17 November lalu.

“Sudah ditutup lelangnya, bagi pihak yang dinyatakan sebagai pemilik barang lelang dimaksud nantinya akan ke BPKAD untuk mengambil aset dimaksud, sembari menunjukan bukti pelunasan,” ujarnya.

Karena kata Nerpi, pelelangan dilakukan secara online dengan membayar limitasi pembayaran masing-masing barang.

Untuk diketahui, sebelumnya pengumuman lelang BMD oleh Pemkab setempat melalui BPKAD tersebut telah di sebarluaskan melalui berbagai flatform digital dan pemberitaan media massa.

(erw/WII)

BACA JUGA:  Korps Baret Ungu-Pemkab Pesawaran Bangun Swasembada Pangan di Batu Menyan
  • Bagikan