“Era pak Firli ini, tangkap tangan di mana mana. Tak henti-hentinya para pejabat kena tangkap tangan. Kita harus apresiasi,” imbuhnya.
Di era Firli, Taufik mengimbuhkan, KPK melakukan beberapa pendekatan sebelum melakukan tangkap tangan. Yaitu dimulai dengan upaya untuk melakukan pendidikan kepada masyarat. Kemudian, upaya pencegahan melalui monitoring center for prevention (MCP). Hal ini untuk melihat area rawan korupsi.
“Sebelum tangkap tangan, banyak sekali tahapan tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu. Dan pak Firli melakukan itu semua,” bebernya.
Oleh sebab itu, Taufik beserta pihaknya mendukung penuh berbagai macam upaya KPK dalam pemberantasan korupsi do Indonesia. KPK, kata Taufik berperan penting dalam melawan korupsi yang telah merugikan rakyat banyak ini.
“KPK harus mendapat dukungan dari dalam dan luar. Khususnya dari masyarakat. Sebab, memberantas korupsi bukanlah perkara mudah,” tegasnya.
Taufik yakin, KPK di bawah naungan Firli akan menjadi lebih baik lagi ke depannya.
“Kami yakin KPK akan menjadi singa pemangsa koruptor yang ganas,” tandasnya. (WII)





