Sairun menjelaskan bahwa bagi wali murid yang anaknya pada tahun ini akan menamatkan SD/SMP, belum mampu membaca Al-Qur’an, segera memanfaatkan fasilitas pengajian TPA dilingkungan desa masing-masing atau segera berkoordinasi dengan kepala sekolah dimana anak tersebut sekolah.
“Kami berharap agar wali murid ikut mengawal program mampu membaca Al-Qur’an bagi siswa/siswi tamat SD dan SMP sebagai wujud tanggung jawab kita bersama sebagai muslim, mengingat data yang kami himpun dilapangan, persentase anak usia sekolah masih banyak belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ungkapnya.
(WII)





