Pembangunan 3 Gedung BLK untuk Ponpes di Kabupaten Pesisir Barat Rp1,5 M Diduga Abaikan Juknis Ditjen
KRUI, WAKTUINDONESIA – Pembangunan tiga unit gedung workshop Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di tiga Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Pesisir Barat diduga dikerjakan pihak ketiga.
Sementara, berdasarkan keputusan Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas pembangunan dilaksanakan secara mandiri oleh penerima bantuan.
Diketahui, tiga ponpes di Kabupaten Pesisir Barat menerima bantuan pembangunan gedung workshop BLK Komunitas dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) melalui Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas.
Ketiga ponpes tersebut, yakni Ponpes Al-Falah Kecamatan Pesisir Tengah, Ponpes Barriqatul Qodiri Kecamatan Pesisir Utara, dan Ponpes Darussolihin Kecamatan Pesisir Selatan.
Masing-masing ponpes menerima bantuan pembangunan gedung workshop BLK Komunitas senilai Rp500 juta. Berbentuk uang.
Pengasuh Ponpes Al-Falah Kecamatan Pesisir Tengah, Nurhadi, saat dikonfirmasi, Jumat, 28 Januari 2022, membenarkan bahwa Ponpes Al-Falah dan dua ponpes lainnya menerima bantuan pembangunan gedung workshop BLK Komunitas.
Dia juga tak menampik masing-masing ponpes menerima bantuan sebesar Rp500 juta. Atau total Rp1,5 miliar untuk tiga ponpes itu.
Dia juga membenarkan pembangunan gedung workshop BLK Komunitas itu bukan dikerjakan pihak penerima bantuan.
“Untuk pelaksanaan pembangunannya memang seharusnya dilaksanakan oleh pihak ponpes. Namun karena kita menyadari kurang memahami dalam hal pelaksanaannya, sehingga kami mempercayakan kepada seseorang yang bernama Arlon Wizer untuk melaksanakan pembangunannya,” kata Nurhadi.





