5 Buku Surat untuk Diriku Tambah Koleksi Dispersip Kabupaten Lampung Barat

  • Bagikan

Dia berharap, akan ada lagi penulis-penulis asli Kabupaten Lampung Barat yang menitipkan karyanya di pihaknya sebagai perpanjangan tangan untuk terciptanya kabupaten literasi.

“Dona Sabatina merupakan generasi muda yang peduli akan litersi di Lampung Barat. Penyerahan buku ini sesuai dengan UU No 13 tahun 2018 Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, di mana sang penulis atau pencipta karya berbentu buku atau video maupun gambar diwajibkan menyerahkan hasil karyanya di perpus terdekat,” pungkasnya.

Sementara itu, Dona Sabatina yang juga berprofesi sebagai seniman dari gerakan seniman masuk sekolah yang tergabung dalam Sanggar Seni Gawi menceritakan proses pembuatan buku Cerita Untuk Diriku. Dimana, dalam pembuatan buku tersebut membutuhkan waktu selama dua bulan.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan bahwa isi buku merupakan cita-cita, harapan dan keinginan dari 15 anak-anak didiknya di SDN 1 Sidomulyo, tempat dirinya menjalankan tugas sebagai seniman masuk sekolah.

“Ini bukan buku saya, saya di sini sebagai seniman dari program gerakan seniman masuk sekolah di mana saya mengajak anak-anak untuk menulis buku, ini buku yang ditulis bersama,” katanya.

Dona juga mengatakan, dari 15 anak yang dilibatkan dalam penggarapan buku tersebut merupakam siswa dan siswi yang duduk di jenjang kelas III – V.

Surat Untuk Diriku, lanjut Dona, merupakan surat ungkapan ke-15 anak untuk masa depannya yang dikemas melalui buku. Dengan harapan, 10 atau 15 tahun ke depan mereka kembali membaca buku ini seperti dikirim surat dari masa lalu. (WII)

BACA JUGA:  Ini Jenis Rusa Terluka Diduga Diburu di TNBBS Tertabrak Pengendara, Kasusnya dalam Penyelidikan
  • Bagikan