DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT Pesisir Barat ke-9, Bupati Agus Ungkap Capaian Kinerja Makro

  • Bagikan

Lanjutnya, tema ulang tahun ini diambil sebagai bentuk sinergitas dan sinkronisasi daerah dalam upaya mendukung pencapaian dari target-target pembangunan nasional. “Indonesia yang tangguh dan tumbuh diartikan sebagai upaya dalam meresapi nilai-nilai keteguhan, semangat pantang menyerah untuk terus maju bersama, sekaligus menuju Pesibar yang amanah, maju dan sejahtera,” terang Agus.

Kemudian, Agus Istiqlal memaparkan capaian-capaian kinerja makro daerah seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) capaian pada Tahun 2021 sebesar 64,30 poin atau naik 0,39 poin dibandingkan capaian Tahun 2020 sebesar 63,91 poin, angka kemiskinan daerah, dari 14,29 persen pada Tahun 2020 menjadi 14,81 persen pada Tahun 2021 atau terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin sebesar 0,52 persen.

Lalu tingkat pengangguran terbuka, capaian sebesar 3,40 persen pada Tahun 2020 menurun 0,01 persen pada Tahun 2021 menjadi 3,41 persen, pertumbuhan ekonomi, pada Tahun 2020 sebesar minus 1,18 persen angka ini naik sebesar 3,25 persen, sehingga pada Tahun 2021 tercatat 2.07 persen.

Selanjutnya, beberapa capaian yang menjadi sasaran dalam RPJMD Tahun 2021-2026, antara lain, tingkat kemantapan jalan daerah pada Tahun 2020 sebesar 39,03 persen dan meningkat menjadi 41 persen pada Tahun 2021 atau naik sebanyak 1,97 persen, persentase penduduk yang memiliki akses terhadap sumber daya air yang sehat tercatat 48,55 persen pada Tahun 2021, meningkat 13,55 persen dari sebelumnya Tahun 2020 sebesar 35 persen.

“Rasio jaringan irigasi tercatat 50,94 persen pada Tahun 2020 dan menjadi 62,50 persen pada Tahun 2021 atau naik 11,56 persen, nilai tukar petani pada Tahun 2021 sebesar 101,22 persen, naik 6,49 dari Tahun 2020 sebesar 94.73 persen, pertumbuhan wisatawan sebesar minus 75.03 persen pada Tahun 2020 dan menjadi 53.88 persen pada Tahun 2021 atau naik 128.91 persen,” papar Agus.

BACA JUGA:  Karang Taruna Pesisir Barat Bahas Perhelatan Besar

Masih kata Agus, pada sektor agama, Pemkab selaku fasilitator terus berupaya untuk menciptakan suasana kondusif, rukun, aman dan tentram demi menciptakan hubungan yang harmonis antar masyarakat dan antar pemeluk agama. “Pemkab Pesibar juga terus berupaya melestarikan budaya daerah, mulai dari pembinaan dan pengenalan budaya daerah kepada anak-anak sejak dini, pelaksanaan even kebudayaan untuk mempromosikan budaya khas ke publik serta mencatatkan sembilan objek karya budaya Pesibar sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB),” tutupnya. (WII)

  • Bagikan