RAN bersama warga lainya berniat mencari korban di tengah juga pesisir laut. Namun hingga sore ini Ahmad belum juga ditemukan.
Sementara perahu yang digunakan Ahmad ditemukan warga yang bekerja di Pulau Pahawang.
“Dan perahu itu dibawa di keramba tempat warga tersebut bekerja,” tambahnya.
Demikian pula baju, tas berisikan tempat korban membawa makanan ditemukan di lokasi lain.
Menurut informasi dari warga yang mencari, lanjutnya, korban sempat berteduh dan menyandar di salah satu tempat yang biasa digunakan untuk snorkling atau menyelam di kedalaman sekitar dua hingga lima meter dari permukaan laut.
“Di situlah ditemukannya tas dan baju-baju korban. Karena menurut informasi dari pemilik tempat snorkling si korban memang berteduh di lokasi tersebut. Namun korban melihat perahu korban hanyut terbawa arus ombak. Dan ketika itu korban hendak mengejar perahu korban dengan menggunakan salah satu perahu fiber milik tempat snorkling,” ungkapnya.
Dirinya mengungkapkan, ternyata perahu tersebut bocor menurut pemilik perahu tersebut. Dan untuk sementara ini korban dinyatakan hilang bersama perahu milik tempat snorkeling tersebut. Karena sampai saat ini perahu fiber dan juga korban belum ditemukan.
“Saat ini BASARNAS sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian yang dimulai besok hari,” pungkasnya.
(WII)





