Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesiisr Barat, Syaifullah, mengatakan kegiatan TMMD di Pesisir Barat merupakan kegiatan sektoral yang melibatkan semua pihak dan saat ini BPBD dan BMKG laksanakan sosialisasi, mitigasi bencana.
Pada kesempatan itu, kepala BPBD yang juga punya sebutan kepala pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pesisir Barat ini memaparkan penyebab terjadi tsunami dan tanda-tanda peristiwa tsunami serta antisipasi warga.
“Kegiatan ini merupakan antisipasi atau simulasi kepada warga apabila terjadi gempa atau tsunami. Kami mengupas tentang mitigasi bencana dan cara warga untuk menyelamatkan diri,” tandasnya.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan jika terjadi tsunami, yakni mengajak keluarga dan orang lainnya menyelamatkan diri dengan mengikuti jalur evakuasi tsunami atau menuju ke dataran tinggi.
Sementara jika terjadi gempa bumi, di antaranya jangan panik.
Kemudian matikan sumber api termasuk listrik, lindungi kepala, hindari kaca dan ruangan sempit atau kecil.
Menjauh dari bangunan atau benda yang dinilai mengkhawatirkan.
Terus ikuti instruksi dan bergeraklah ke titik aman dan titik kumpul atau evakuasi.
(WII)





