Awas! Ada WA Pakai DP Ketua DPRD Lampung Barat: Jangan Terkecoh

  • Bagikan

LAMPUNG BARAT, WAKTUINDONESIA – Hati-Hati jika menerima pesan singkat dari kontak atau nomor baru di aplikasi perpesanan yang anda gunakan.

Jangan mudah percaya begitu saja meski kontak atau akun tersebut memasang foto profil pejabat publik atau orang yang anda kenal.

Bisa jadi itu modus untuk memperdaya anda.

Seperti hari ini, Sabtu, 29 Oktober 2022 siang, ada nomor atau kontak WhatsApp, 0813-7523-9134, menggunakan Display Picture atau DP WA Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial.

BACA JUGA: Hati-Hati Jika Menerima Chat Minta Transfer Uang! di Lampung Barat Sudah Ada Korban, Pelaku Ditangkap Polisi

Nomor dengan DP WA Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial mengontak sesorang yang pada mulanya menanyakan kabar keluarga.

Setelah direspons, kontak misterius yang memajang DP WA Edi Novial itu mulai menggoda.

“Kebetulan ada sedikit info baik yang mau di sampai kan,” tulis kontak itu.

Kontak tersebut lantas menulis informasi lelang kendaraan roda empat (R4), mobil. Berikut harga.

Bahkan kontak tersebut menyertakan jenis dan daftar harga yang memakai kop surat Kemenkeu, Ditjen Kekayaan Negara, Kantor Kekayaan Negara dan Lelang.

Terkait hal itu, Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial memastikan kontak tersebut bukan miliknya atau dibawah penguasaannya.

Ia memastikan kontak tersebut mencatut fotonya.

“Itu bukan nomor saya. Dan nomor tersebut tidak dalam penguasaan saya,” tegas politisi PDI Perjuangan yang telah dua periode menjadi ketua DPRD Lampung Barat ini.

BACA JUGA: Ini Rute dan Jam Berangkat Bus DAMRI di Lampung Barat, Tarifnya? Lewat Sumberjaya? Simak Penjelasan Dishub

Ya, kini memang mudah mendapat foto seseorang di internet. Baik pejabat publik atau pejabat negara. Terlebih sekelas ketua DPRD. Karena memang biodata beserta foto diunggah wab resmi set-DPRD setempat.

BACA JUGA:  Mobil Dinas BPPRD Batu Bara Terbakar, Kadis Rajali: Ada 4 ASN

Karenanya, Ketua DPRD Edi Novial mengimbau semua pihak untuk tak mudah percaya dengan kontak asing.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati ketika memang ada nomor yang baru masuk ke handphone kita. Aplagi kalau meminta transfer uang. Jangan sampai kita terkecoh, tertipu dengan modus penipuan,” pintanya.

Dikatakan, modus penipuan kini bukan hanya menggunakan DP WA pejabat. Kerap juga mengatasnamakan orang dekat.

“Modus penipuan tidak hanya seperti ini. Ada yang bilang anaknya sakit minta transfer uang. Macam-macam modusnya,” tambah Edi Novial.

Ia mengingatkan, masyarakat memastikan kontak tersebut sebelum mengabulkan permintaan nomor tersebut.

“Masyarakat harus lebih berhati-hati, waspada. Sebelum melakukan sesuatu pastikan dulu kebenaran orang itu. Benar orang tersebut atau (Penipu) bukan (Seperti nama atau foto yang digunakan),” pungkasya.

(WII)

  • Bagikan