“Hal itu juga tidak hanya didukung oleh kesesuaian lahan dan agroklimat untuk pengembangan tanaman cabai, akan tetapi posisi Kabupaten Pesawaran yang cukup strategis untuk pemasaran komoditas pertanian,” timpalnya.
Terkait stabilisasi harga dan ketersediaan, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Pesawaran tentunya menyambut baik inisiasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah Provinsi
Lampung, melalui TPID, melalui acara Gerakan Tanam Cabai hari ini yang diikuti dengan penandatangan kesepakatan kerjasama antar daerah.
“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sekaligus merupakan aksi gerak cepat untuk mengendalikan inflasi pangan, salah satunya melalui aksi penanaman cabai di lingkungan sekitar,” ujar dia.
Dirinya juga berharap para petani cabai dapat memperoleh kepastian akan stabilisasi produk dan harga, yang akan berkontribusi positif bagi kesejahteraan petani dan perekonomian di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Pesawaran.
“Saya juga ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang sudah menganggarkan Rp2 miliar di tahun 2023 untuk perbaikan jalan menuju Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng,” pungkasnya.
(WII)





