“Tantangan dakwah saat ini dengan hadirnya media digital dan sosial yang membanjiri ruang-ruang masyarakat, tentu harus disikapi dan diperhatikan dan Muhammadiyah harus siap menghadapi perubahan zaman dan merespon masyarakat digital, yakni dengan antisipasi, adaptasi, dengan begitu Muhammadiyah akan selalu mempunyai komitmen untuk meningkatkan dan memantapkan kualitas serta keberadaan Organisasi Muhammadiyah secara prima, sehingga dapat berperan sebagai salah satu element kekuatan pembangunan di Kabupaten Pesawaran,” ujar dia.
Dirinya berharap, kegiatan Muktamar ke-48 nanti bisa berlangsung dengan sukses dan menghasilkan rumusan dan gagasan yang berdampak pada kemajuan Muhammadiyah dan Aisyiyah ke depan, serta kemajuan bagi masyarakat, bangsa dan negara.
“Kepada para peserta dan penggembira Muktamar saya berpesan, jadilah peserta yang baik, jagalah sikap dan perbuatan dalam berinteraksi dengan peserta dari daerah lain, sehingga mereka dapat mengenal bahwa masyarakat Pesawaran adalah masyarakat yang ramah, santun dan menjaga etika,” pungkasnya.
(WII)





