Terdakwa Mantan Cabup Pesisir Barat Kembalikan Uang Kerugian Negara ke Kejari, Ini Nilainya

  • Bagikan
Mantan cabup kena kasus korupsi
Terdakwa mantan Cabup Pesisir Barat, ALB menyerahkan uang pengganti kerugian negara itu sebesar Rp339 juta lebih ke Kejari Lampung Barat melalui kerabatnya, Jumat (2/12/22). Foto: ist for Waktu Indonesia

KRUI, WAKTUINDONESIA – Mantan calon bupati (Cabup) Kabupaten Pesisir Barat, Aria Lukita Budiawan (ALB) mengembalikan uang kerugian negara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat, Jumat, 2 Desember 2022.

ALB menyerahkan uang pengganti kerugian negara itu sebesar Rp339 juta lebih melalui kerabatnya.

Kasi Intelijen Kejari Lambar, Zenericho, mendampingi Kajari Lambar, Deddy Sutendi, mengonfirmasi pihaknya telah menerima tersebut.

“Kejari Lampung Barat menerima penyerahan uang titipan sebagai titipan uang pengganti kerugian negara terkait Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pekerjaan peningkatan Jembatan Waybatu pada Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi (DPUPE) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) pada Tahun Anggaran 2014, atas nama terdakwa Aria Lukita Budiwan Bin Mahpuzi, di ruang Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Lampung Barat,” ujar Kasi Zenericho melalui Siaran Pers Nomor: PR-30/L.8.14/Dek/12/2022, Jumat (2/12/22)

BACA JUGA: Pakai Baju Tahanan dan Diborgol, Mantan Cabup Pesisir Barat Ditahan Kejaksaan

Menurutnya, pihaknya menerima titipan uang dimaksud dari Ari Sapitri dan Khazairin Aziz yang merupakan keluarga terdakwa ALB.

“Uang tersebut sebagai titipan uang pengganti kerugian negara terkait tipikor peningkatan Jembatan Waybatu pada Dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi (DPUPE) pada Tahun Anggaran 2014, atas nama terdakwa Aria Lukita Budiwan bin Mahpuzi,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, penyerahan titipan uang tersebut diterima langsung oleh tim Penuntun Umum Kejari Lampung Barat, M Eri Fatriansyah dan disaksikan olehnya Zenericho, Jaksa Fungsional Deni Kurniawan, dan Staf Seksi Tipidsus Dwi Banu Purnomo.

“Selanjutnya uang titipan senilai Rp339.044.115,75 tersebut diserahkan ke Bendahara Penerima untuk selanjutnya disetor ke rekening RPL Kejari Lampung Barat,” papar Zenericho.

Masih kata dia, pemulihan kerugian negara merupakan tujuan utama dalam penanganan tipikor selain memberikan efek jera.

BACA JUGA:  Dugaan Pengerusakan, Sonny Dimintai Keterangan Polda Lampung

“Dalam hal ini Kejaksaan RI khususnya Kejari Lampung Barat telah membuktikan kinerjanya melalui pengaktifan pemulihan keuangan negara yang disebabkan oleh tipikor,” pungkasnya.

(WII)

  • Bagikan