“Saya sudah minta DPUPR, hari ini juga dua unit eksavator sekaligus kita turunkan dan besok sudah bisa kerja untuk melakukan penanganan atas abrasi Sungai Waylaai agar tidak semakin besar lagi kerugian yang ditimbulkan apalagi sampai menimbulkan korban jiwa,” ucap bupati terhadap beberapa warga setempat saat melihat secara langsung kerusakan rumah warga akibat dihantam banjir.
Bahkan, kata Agus, dirinya sudah meminta DPUPR segera menganggarkan untuk pembangunan beronjong atau talud penahan abrasi yang kondisinya semakin mengancam kawasan permukiman warga.
“Saya juga sudah minta untuk segera dianggarkan khusus untuk penanaganan kerusakan talud penahan abrasi di Pekon Penengahan. Ini sudah menyangkut keselamatan warga,” tegas Agus yang langsung disambut dengan ucapan terima kasih dari warga setempat.
(WII)





