Ketua TP PKK Pesisir Barat Buka Pembinaan TPK di Aula KONI

  • Bagikan

Menurut Septi, dalam berbagai kondisi, komposisi TPK dapat disesuaikan melalui kerjasama dengan Bidan dari pekon lainnya atau melibatkan perawat maupun tenaga kesehatan lainnya.

“Pemkab Pesibar memprioritaskan sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan cakupan pelayanan kepada kelompok sasaran Percepatan Penurunan Stunting. Oleh sebab itu, diharapkan kepada TPK dalam pelaksanaan tugas agar menggunakan pendekatan intervensi yang komprehensif,” lanjutnya.

Septi berharap, dengan adanya TPK yang langsung turun di lapangan dapat mengetahui masalah yang ada di lingkup terkecil di tingkat pekon. “Sehingga penurunan angka proporsi dari populasi yang memiliki karakteristik tertentu dalam jangka waktu tertentu (Pravelensi) stunting di Pesibar Tahun 2022 berkisar 22,8 persen, di Tahun 2024 menjadi dibawah 14 persen,” tukasnya. (ers/WII)

BACA JUGA:  Petani Plasma Pesisir Barat Gelar Aksi Damai Terkait Konflik Lahan Perkebunan Sawit PT KCMU
  • Bagikan