KRUI, WAKTUINDONESIA – Ketua Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Septi Istiqlal, menghadiri dan membuka secara resmi Kegiatan Pembinaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun 2023, di Aula Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesibar.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Budi Wiyono, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para narasumber, pengurus dan anggota TP-PKK se-Pesibar, dan TPK kecamatan se-Pesibar.
Dalam sambutannya Septi Istiqlal menyampaikan bahwa, dalam rangka menurunkan angka stunting melalui pendekatan keluarga berisiko stunting di Pesibar, Pemkab Pesibar melalui DP3AKB dan TP-PKK Pesibar membentuk TPK.
“TPK adalah sekelompok tenaga yang dibentuk dan terdiri dari Bidan, Kader TP-PKK dan Kader KB untuk melaksanakan pendampingan meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial kepada calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, anak usia 0-59 bulan serta melakukan surveilans keluarga berisiko stunting untuk mendeteksi dini faktor-faktor risiko stunting,” ujar Septi.





