Jadi Lokasi Kecelakan, Ketua BANKI Minta Pemprov Lampung Dan APH Evaluasi Jembatan Way Tahala Kedondong

  • Bagikan

KEDONDONG, WAKTUINDONESIA – Ketua Umum DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) Randy Septian, meminta kepada para pihak, baik Pemprov Lampung dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan evaluasi dan monitoring terkait pembangunan jembatan Way Tahala di Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran yang semrawut dan bisa mencelakai para pengendara yang melintas.

Pasalnya, pembangunan jembatan Way Tahala tersebut dibangun menggunakan uang rakyat yang mana pada akhirnya tahun 2022 baru selesai dibangun dengan anggaran sebesar Rp 651 juta, namun pasca pembangunan jembatan tersebut selesai dibangun malah menjadi lokasi kecelakaan para pengendara.

Ketum LSM BANKI Randy Septian mengatakan, pembangunan jembatan tersebut seharusnya bisa lebih baik karena itu menyangkut keselamatan masyarakat dan harus segera diperbaiki oleh pihak terkait.

“Karena ini sudah menyangkut keselamatan masyarakat, saya minta kepada aparat penegak hukum untuk mengecek apakah dalam pengerjaan jembatan tersebut sudah sesuai dengan anggaran itu, saya menduga pembangunan itu asal jadi saja,” kata Randy, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu 11 Maret 2023.

Menurutnya, kalau memang pembangunan jembatan tersebut sudah sesuai, tidak mungkin ada gundukan tanah timbunan yang menyebabkan banyak kejadian kecelakaan.

“Jembatan lama itu tidak ada masalah, tapi setelah dibangun jembatan yang baru malah menjadi lokasi kecelakaan, ya jangan sampai niatan pemerintah memberikan fasilitas malah membuat susah masyarakat itu sendiri” ujar dia.

BACA JUGA:  Kampung Quran Al Fusha Gedong Tataan Gelar Tabligh Akbar Kajian Haji dan Umroh
  • Bagikan