Dirinya menjelaskan, terkait ijin pembangunan yang dilakukan oleh yayasan Abdul Hakim, pihak desa tidak pernah menerima pengajuan ijin.
“Sepertinya belum ada ijin saat membangun sekolah tersebut, tapi kita cek dulu nanti, karna saya juga belum melihat dan menerima terkait pengajuan ijin tersebut,” ujar dia.
Dirinya berharap, pihak yayasan Abdul Hakim segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan warga yang terdampak dari bangunan tersebut.
“Saya harap bisa segera ditindaklanjuti, karena memiliki ijin atau tidaknya, pihak yayasan Abdul Hakim wajib memikirkan dampak dari bangunan yang didirikan, dan tidak boleh semena-mena,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Yayasan Abdul Hakim, Toto Taviv Susilo menuding pemilik sawah tidak peduli dengan keadaan sawah sehingga menyebabkan jebolnya saluran air di kompleks SD/SMP IT Iqro yang sempat diprotes warga Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran.
Padahal tidak mengalirnya air ke lahan warga tersebut merupakan imbas dari pembangunan SD/SMP IT Iqro yang Ia pimpin.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Ketua Yayasan Abdul Hakim, Toto Aviv Susilo justru seakan menggampangkan protes yang dilayangkan oleh warga tersebut.
“Gampang itu, nanti seminggu lagi mau tanam dibenahi, itu karena petaninya gak open, jadi waktu hujan jebol,” kata dia, Senin 29 Mei 2023.
(WII)





